Ads Top

kekecewaannya Rasa mengatakan, ini adalah mantan komandan Kopassus khusus Pesan ke Gatot Nurmantyo

medanmendai.com - FOTO COLLAGE Gatot Nurmantyo ketika menonton dengan G30 S PKI. Jenderal (Purn) Gumelar berbicara sekaligus menyatakan kekecewaannya dengan sikap sejumlah pensiunan militer selama ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Kamis (2020/01/10).

Menurut dia, penampilan pensiun sangat terpaksa langkah dalam dan membuat deklarasi di halaman TMP Kalibata. Jenderal (Purn) Gumelar, yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pensiunan warakawuri TNI-Polri (Pepabri) mengatakan pensiunan Angkatan Darat tidak boleh dipaksa seperti itu. "Terus terang, aku khawatir dan kesal bahkan melihatnya. Terutama bagi mereka yang kemarin mengenakan baret merah dengan gagah. Saya seorang mantan komandan Kopassus," kata Agum dalam wawancara di Reuters TV, Jumat (2020/02/10 ).

"Haruskah mereka menjadi tentara baret merah yang dicintai dan mencintai orang-orang. Hal ini bahkan mengejar dengan siswa. Ada apa," kata Agum menyatakan kekecewaannya.

"Jadi cara kemarin seperti itu, mohon maaf saya, sebagai seorang prajurit dari Baret Merah, saya sebagai mantan Danjen saya ingin benar, tidak seperti itu. Jangan terlalu murah untuk berteriak Command di tempat-tempat yang tidak yang sesuai," katanya kata. Jakarta Selatan Dandim Kolonel inf Ucu Yustia dialog dengan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo di Taman Makam Pahlawan, Rabu (2020/09/30). Warta Kota / Feryanto Hadi

Dia juga menyoroti sikap sejumlah purnawirawan berpangkat tinggi yang terlibat dalam perdebatan dengan petugas di lapangan.

"Kami belum anda pernah dilayani. Tahu kondisi di lapangan. Jangan hanya karena pangkat umum dan diberhentikan petugas di lapangan. Mereka hanya bertugas, melaksanakan perintah. Tidak pernah memiliki peringkat tinggi itu harus mampu menghargai," katanya.

Secara khusus Agum juga menyampaikan pesan ke Gatot Nurmantyo.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.