Ads Top

Pemerintah Pastikan Publik dan Swasta Mahasiswa Can Subsidi Kuota Internet

medanmendai.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Pendidikan) Makarim Nadiem saat mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan pemutaran perdana komisi itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (2019/06/11). The Raker perkenalan beragendakan dan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam memastikan mahasiswa dan perguruan tinggi swasta akan menerima bantuan subsidi kuota internet.

Bantuan kuota internet diberikan untuk membantu siswa dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh.

"Program Kemendikbud untuk mendukung secara online kuota belajar internet diberikan kepada semua siswa di perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta," kata Nizam saat dikonfirmasi, Senin (2020/09/07).

Nizam memastikan tidak ada perbedaan dalam bantuan antara mahasiswa dari perguruan tinggi negeri dan swasta. "Mahasiswa perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta Insya Allah sama terdiferensiasi," kata Nizam.

Seperti diketahui, pemerintah mengalokasikan subsidi kuota untuk guru dan siswa.

Anggaran pulsa untuk pelajar diberikan dari bulan September sampai Desember 2020 sebesar Rp 7,2 triliun, dengan rincian kuota, siswa 35 GB per bulan, guru 42 GB per bulan, dan mahasiswa dan fakultas dari 50 GB per bulan.

Kemendikbud juga menyediakan manfaat tambahan anggaran profesi guru dan tenaga kependidikan sebesar Rp 1,7 triliun. (*)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.