Ads Top

PELUANG Soekirman-Ryan Ikut Kontestasi Pilkada Sergai, Komentar Pengamat Dr Ibnu Affan


medanmendai.com - COUPLE Soekirman dan Ryan difoto dengan Hatta Rajasa. Peluang Calon Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Soekirman-Tengku Muhammad Ryan Novandi untuk berpartisipasi dalam sengketa pemilu dianggap tipis.

Praktisi hukum serta Graduate School of Law Dosen UISU, Dr Ibnu Affan percaya apa yang dilakukan oleh Komisi Sergai dianggap sesuai dengan peraturan yang ada.

Dikenal Soekirman peluang-Ryan sekarang hanya hukum.

"Kemungkinan sangat tipis, jalan ya hukum untuk Bawaslu dan PT TUN sampai kemudian ke Mahkamah Agung. Proses yang mungkin bisa memasukkan mereka," kata Dr Ibnu Affan Selasa (2020/08/09).

Menurut menyelamatkan dirinya sendiri, tindakan yang diambil oleh Komisi menyatakan Sergai Soekirman-Ryan tidak memenuhi persyaratan saat mendaftar adalah benar dan dapat diterima secara hukum oleh berbagai pertimbangan.

Mengacu pada pasal 6 ayat (1) PKPU nomor 3 tahun 2017, partai politik atau gabungan partai politik hanya dapat mendaftar Pasangan salah satu Calon Bakal.

Maka partai politik atau gabungan partai politik yang telah terdaftar untuk Kabupaten Bapaslon tidak mampu menarik dukungannya dari pendaftaran.

"Seharusnya pimpinan partai politik tingkat pusat memberikan salinan keputusan manajemen tingkat kabupaten partai politik ke Komisi sampai hari sebelum masa pendaftaran Paslon. Jika partai politik tidak menyerahkan salinan keputusan tingkat kabupaten manajemen Parpon kepada Komisi sampai hari sebelum masa pendaftaran Paslon, Paslon tidak bisa mendaftar Paslon, "kata Ibnu Affan.

Bertentangan dengan deskripsi hukum, lanjut Ibn Affan untuk dipahami bahwa sebenarnya telah menjadi kemungkinan untuk Bapaslon Soekirman-Ryan untuk dapat diterima untuk pendaftaran oleh Komisi Serdang Bedagai.

Jika tidak diterima maka kemungkinan besar terjadi adalah bahwa Bapaslon yang memenuhi syarat tinggal satu Bapaslon yaitu Darma Wijaya dan Adlin Tambunan.

Sementara tim hukum Bapaslon Soekirman-Ryan berencana untuk memasukkan permohonan untuk penyelesaian sengketa pemilihan hari Selasa Bawaslu (2020/09/08).

Hal ini dibenarkan oleh tim hukum Soekirman-Ryan, Jonizar.

"Hari ini kami ingin memasukkan permohonan Bawaslu keras. Hanya tidak tahu apa waktu. Kami akan memberitahu Anda lah. Kalau Pak Soekirman enggak datang, kita akan melihat," kata Jonizar.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.