Ads Top

BREAKING NEWS: Angka positif Corona di 4379 Capai Medan, Kritik Pemerintah Medan Sasaran PDIP

medanmendai.com - Sidang Pleno kota Medan Ranperda TA P. Medan anggaran 2020 kota di Parlemen, Senin (2020/07/09). PDIP DPRD Medan, Medan pemko hakim belum maksimal dan tidak memiliki konsep yang jelas dalam menangani penyebaran Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris PDIP DPRD Medan, Daniel Pinem ketika membaca pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Medan, terhadap pengenalan kepala memorandum daerah di kota Ranperda dari Medan Medan P. TA 2020 anggaran di DPR, Senin (7/9 / 2020).

"Menurut fraksi kami, Pemko medan melalui satgas belum optimal dalam mencegah penyebaran Covid-19 di kota Medan," kata Daniel.

Yang mengatakan, berdasarkan fakta-fakta menunjukkan bahwa hari, orang-orang yang terkena Covid-19 lebih tinggi, dapat dilihat dari data Task Force, Minggu (2020/06/09) warga yang terkena Covid-19 sebesar 4379 dengan rincian sembuh tahun 1989, 202 meninggal, dan diperlakukan sebesar 2.188. "Dalam dua minggu terakhir sejak 26 Agustus sampai dengan 5 September, 2020, jumlah penduduk kota Medan yang terkena sebanyak 154 orang, ketika rata-rata, berarti ada 14 warga Kota Medan positif Covid-19 masing-masing hari, termasuk paramedis," katanya.

Jumlah yang terus meningkat, kata Daniel penyebab keprihatinan bagi warga kota Medan.

PDI melanjutkan, dari analisis pengamatan yang dilakukan dalam pencegahan dan penanggulangan Covid- 19 di Medan.

Pemko Medan ia tidak memiliki konsep yang jelas dan tegas dalam menegakkan perwal Nomor 11 tahun 2020 tentang Kesehatan Karantina.

"Akibatnya, seluruh Kabupaten zona masih merah, tentu saja itu sangat mengkhawatirkan bagi kita semua. Dengan alokasi anggaran ratusan miliar untuk kegiatan pencegahan Covid-19 belum tercapai seperti yang diterapkan. Untuk itu kami meminta pemko yang medan fokus dalam penyebaran preventif Covid-19 kedepan, dengan menjalankan perwal Nomor 11 tentang karantina kesehatan, "katanya.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.