Ads Top

Keluarkan Rp 200 Juta untuk Bunuh Bosnya, ternyata Nur Luthfiah Diduga Gelapkan Rp 1.8 Miliar


medanmendai.com - Lepaskan USD 200 Juta untuk Membunuh Bosnya, ternyata Luthfiah Diduga Nur Menggelapkan Rp 1,8 miliar. pembunuhan Nur Luthfiah dalang bos pesiar di Kelapa Gading, Jakarta Utara, ketika dirilis di Polda Metro Jaya, Senin (2020/08/24).

Lepaskan USD 200 Juta untuk Membunuh Bosnya, ternyata Luthfiah Diduga Nur Menggelapkan Rp 1,8 Miliar

Nur Luthfiah (NL), 34, seorang karyawan mendalangi pembunuhan pengusaha pelayaran Sugianto (51), diduga menggelapkan pajak perusahaan.

Kerabat korban, Hari Susanto mengatakan, diduga penggelapan pajak NL telah membuat perusahaan sejak 2015 lalu.

"Dari tahun 2015 atau kurang. Ini adalah apa yang kita masih mencari data, karena terus terang itu adalah banyak data yang dimiliki oleh NL. Hampir semua data dan banyak data yang mungkin yang telah diambil NL," kata Metro Hari Polres Jakarta Utara, Rabu (26/8 / 2020).

Dugaan perusahaan penipuan terkait pajak seperti hari-hari ini telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Utara.

Selama proses pelaporan berjalan, perusahaan juga masih merekam kerugian yang menderita kasus penggelapan pajak yang diduga ini.

Namun, kata Hari, memperkirakan jangkauan perusahaan minimal Rp 1,8 miliar.

"Hal ini masih dalam proses pengumpulan data. Diperkirakan angka terakhir dari USD 1,8 miliar, ada pemberitahuan dari kantor pajak," kata Hari.

NL itu sendiri diketahui telah bekerja di perusahaan Lewis sejak 2012.

Kemudian, sebelum penembakan terjadi, NL bisa mendapatkan perilaku tidak menyenangkan dari Lewis.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.