Ads Top

Inilah Sejumlah Fakta Terkait Turunnya Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Sumut


medanmendai.com - Ketua Komisi RI, Firli Bahuri bersama dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, setelah melakukan Terpadu Anti-Korupsi Rapat Koordinasi, di Home Office, Jalan Sudirman, Medan, Kamis (2020/08/27).

Berikut Beberapa Fakta Ketika Komisi Turun Ke Sumatera Utara dalam rangka rapat koordinasi dengan Sumatera Forkopimda untuk membahas pemberantasan korupsi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rapat koordinasi dengan pemberantasan korupsi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Home Office dari Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (2020/08/27).

Juga hadir pada Ketua pertemuan Komisi Firli Bahuri bersama dengan stafnya untuk melakukan kegiatan pemberantasan korupsi.

Gubernur Sumatera Utara dan Wakilnya Musa Edy Rahmayadi Rajekshah juga hadir pada acara pagi ini.

Selain kehadiran Komisi, pertemuan itu juga dihadiri oleh semua Forkompinda Provinsi Sumatera Utara.

Kemudian, pertemuan itu juga dihadiri oleh seluruh Bupati dan Walikota.

Ingatkan Kepala Daerah Komisi

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Indonesia, Firli Bahuri menyarankan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan pemimpin lokal lain untuk perjanjian kehormatan yang dilakukan selama kampanye pemilu lokal.

Menurut dia, masalah ini sangat penting untuk dilakukan, dia tidak ingin masyarakat hanya menerima bibir kepala daerah.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.