Polisi Bersama Warga Ringkus 2 Perampok


www.medanmendai.com, Medan - Petugas Reskrim Polsek Medan Sunggal bekerjasama dengan warga meringkus dua perampok dalam penyergapan di Pasar V, Kelurahan Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Dalam kasus itu, korban Yenni (31) penduduk warga Gang Buntu, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, sudah membuat pengaduan ke kantor polisi.

Sedangkan tersangkanya, Ahmad Fahreja Sinambela (25) penduduk Jalan Stasiun, Gang Meja Bundar, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, dan Guru Rusky Surbakti (24) penduduk Jalan Sei Mencirim, Pasar Lama, Desa Lalang Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, sudah diamankan polisi dalam keadaan babak belur dihajar massa.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Daniel Marunduri SH SIK MH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Nur Istiono SIK SH, mengatakan korban baru pulang kerja dan melintas di Pasar V dengan berjalan kaki, membawa tas sandang warna biru merek Michael Kors.

"Tiba-tiba saja dari arah belakang datang dua tersangka dengan mengendarai sepeda motor Yamaha RX King warna hitam BK 5862 RM. Kemudian tersangka Ahmad Fahreja yang berada di boncengan, langsung merampok tas sandang korban dan berhasil menguasai tas tersebut. Ternyata korban tidak tinggal diam dan berteriak rampok. Tersangka Guru Risky Surbakti langsung memacu laju kendaraan menuju Komplek Perumahan Cina. Dengan adanya terikan Korban tersebut saksi Mhd Ali Imran Situmorang dan Govinda yang pada saat itu melintas di lokasi dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra langsung memalangkan kendaraannya di tengah jalan untuk menghadang laju sepeda motor milik tersangka," jelas Kapolsek kepada Waspada Online, Selasa (10/10).

Namun demikian, tersangka tetap memacu laju sepeda motornya sehinga sepeda motor milik saksi ditabrak tersangka, akibat tabrakan tersebut kedua tersangka terjatuh dan langsung mencoba untuk melarikan diri.

Tapi warga yang melihat peristiwa tersebut langsung mengejar dan berhasil menangkap kedua perampok itu, lalu menghakiminya hingga babak belur. Dalam peristiwa itu, korban menderita kerugian berupa tas warna biru merek Michaek Kors yang berisi uang tunai sebesar Rp2 juta dan handphone merek Nokia C3.

sumber ilustrasi foto : www.google.com
dan konten : http://waspada.co.id/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin, S.Kom

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment