Perbankan Tak Boleh Tolak Surat Pengganti Sementara e-KTP


www.medanmendai.com, Medan - Terkait dengan tidak diterimanya surat keterangan ataupun resi pengganti sementara e-KTP ditanggapi serius oleh Kepala Disdukcapil Medan OK Zulfi.
Menurutnya, permasalahan blangko e-KTP yang masih kosong sedang terjadi di seluruh Indonesia. Bahkan mulai dari menteri, hingga camat sudah menyosialisasikan hal itu. 

"Kami sudah sosialisasikan. Mestinya mereka (pihak perbankan) harus bisa menerima, jangan mereka menolak. Enggak boleh mereka menolak. Kami ada surat edaran," katanya di Kantor Disdukcapil, Jumat (7/10/2016).

Dikatakannya, memang dalam perbankan, ada prinsip kehati-hatian. Namun, atas prinsip kemudahan masyarakat, seharusnya urusan masyarakat bisa diprioritaskan.

Ditambahkannya, sejauh ini pengurusan di Disdukcapil Medan masih kondusif, dan semua penertibam resi ataupun surat keterangan pengganti sementara blangko E-KTP dikeluarkan dengan gratis. 

"Kecuali keterlambatan ya, itu harus bayar Rp 10 ribu. Standarnya proses pembuatan itu empat hari. Kalau dia daftar di kantor kecamatan bisa satu minggu. Di sini cukup empat hari, untuk KK, kalau KTP bisa cepat satu hari," katanya.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin, S.Kom

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment