Napi Tanjung Gusta Kendalikan Bandar Sabu yang Bawa Senpi Rakitan


www.medanmendai.com, Medan - Bandar sabu Delitua bernama Rusli Ginting alias Guru (34) yang ditangkap polisi bersama barang bukti senjata api rakitan ternyata dikendalikan seorang narapidana di Rutan Tanjung Gusta. Namun, polisi belum mau membuka identitas napi yang mengendalikan sabu tersebut.

"Berdasarkan pengakuan tersangka, sabu yang diedarkannya melibatkan seorang narapidana. Saat ini, kami masih berupaya melakukan pengembangan untuk mencari napi tersebut," kata Kapolsek Delitua AKP Wira Prayatnya, Senin (3/10/2016).

Wira mengatakan, Guru merupakan residivis yang belum lama keluar dari penjara. Tersangka Guru sebelumnya terlibat dalam kasus penganiayaan.

"Dalam kasus ini, kami menjerat tersangka dengan pasal 114 UU RI No35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman minimalnya itu lima tahun penjara," ungkap Wira.

Terkait kasus ini, tersangka Guru ditangkap berdasarkan pengembangan dua orang pengguna narkoba masing-masing Jefry dan Acong. Kedua tersangka sebelumnya ditangkap di Jalan Pamah, Delitua.

Dari pengakuan kedua tersangka, polisi melakukan pengembangan dan menangkap Guru. Saat diamankan, disita satu paket besar sabu dan satu unit senjata api rakitan dari warga Jalan Desa Kuta Tualah, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang ini.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin, S.Kom

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment