Alasan Sakit Jantung, Satu Terdakwa Dugaan Korupsi Rusunawa Sibolga Tak Ditahan


www.medanmendai.com, Medan - Adely Lis, satu dari dua terdakwa dugaan korupsi pengadaan lahan pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Pemko Sibolga dengan anggaran Rp 6,8 miliar tahun anggaran (TA) 2012, tidak dilakukan penahanan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Bobbi Sandri menyebut, tidak dilakukannya penahanan terhadap Adely Lis sudah berlangsung lama.

Sebab, katanya, yang bersangkutan sedang mengidap penyakit yang memaksakan harus dirawat secara intensif.

"Dia (Adely Lis) hanya dua minggu saja kami tahan sejak ditetapkan sebagai tersangka. Dia kami bantarkan karena sakit jantung dan mendapatkan perawatan dari dokter yang independen," kata Bobbi kepada www.tribun-medan.com via selular, Kamis (6/10/2016).

Karena mengidap penyakit jantung, lanjut Bobbi, Direktur PT Putra Ali Sentosa ini dijadikan alasan kuat Kejati Sumut untuk tidak ditahan.

"Kami tidak mungkin menahan terdakwa yang Sakit, apalagi sakit jantung. Untuk itu kami tetapkan sebagai tahanan kota," tandasnya.

Dalam perkara ini, dua terdakwa masing-masing Januar Effendi Siregar dan Adely Lis dijadikan sebagai terdakwa.

Januar Effendi ditahan sejak 17 Juni 2016 lalu. Sementara Adely Lis resmi ditahan Kejati Sumut 13 Juni 2016. Keduanya waktu itu dititipkan ke Rutan Tanjunggusta Medan.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin, S.Kom

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment