Tim Advokasi Pers Sumut Ragukan Hasil Investigasi TNI AU


www.medanmendai.com, Medan -  Tim Advokasi Pers Sumut meragukan hasil investigasi yang dilakukan Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Udara (AU) terkait kerusuhan di Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia beberapa waktu lalu.

Menurut Tim Advokasi Pers Sumut, ada sejumlah kejanggalan yang disampaikan Panglima Komando Operasi TNI AU I Marsekal Muda Yuyu Sutisna dalam website TNI AU.

"Kejanggalan pertama yang kami lihat menyangkut jumlah korban. Dalam kasus ini, korban dari pihak jurnalis ada enam orang. Namun, dalam keterangannya Panglima Komando Operasi malah menyebut dua orang korban," kata Anggota Tim Advokasi Pers Sumut dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Aidil A Aditya, Kamis (22/9/2016) malam.

Menurut Aidil, kejanggalan lainnya terkait jumlah prajurit TNI AU yang menjadi korban. Di awal kasus ini bergulir, TNI AU hanya menyebutkan satu nama korban yakni Kopda Wiwin.

"Setelah kasus ini berjalan, kok malah korban dari TNI AU jadi 11 orang. Muncul keanehan dalam kasus ini," terang Aidil.

Kalaulah korban dari TNI AU itu ada 11 orang, sambungnya, seharusnya nama dan pangkat korban disebutkan. Kemudian, dari kesatuan mana para korban yang disebutkan itu tadi.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin, S.Kom

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment