Tersinggung, Penarik Becak Ini Nekat Lempari Petugas Satpol PP


www.medanmendai.com, Medan - Karena merasa tersinggung, Arhan Damanik nekat melempar petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang sedang bertugas di Jalan Sutomo.
Pengakuan ini diungkapkan pria yang bekerja sebagai penarik becak saat disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (20/9/2016) siang.

Dijelaskannya, kala itu dirinya hendak pulang dan memilih melintasi Jalan Sutomo tepatnya di depan PT Bank Mega sekitar pukul 08.00 WIB, 13 Mei 2016.

Kemudian segerombolan Satpol PP menghadang lantas melontarkan makian kepadanya. Belum diketahui alasan mengapa saat itu Satpol PP memakinya.

“Tersinggung aku, Pak. Aku mau pulang, terus dicegat Satpol PP ini. Enggak tahu aku alasannya kenapa orang itu kayak gitu. Dimaki-maki aku di situ,” ungkapnya kepada majelis hakim di ruang Cakra VII.

Merasa tersinggung dengan makian Satpol PP, Arhan kemudian mengambil sebuah batu dan melemparkannya ke arah rombong Satpol PP.

Akibatnya, salah seorang anggota Satpol PP bernama Kabul Fadila Nasution terkena lemparan terdakwa sehingga menyebakan luka di bagian pelipis mata.

“Dilempar saya sewaktu tugas di Jalan Sutomo. Kami udah naik di atas mobil. Tiba-tiba ada yang lempar. Luka di pelipis saya, Pak,” ujarnya didampingi rekannya, Idris Afandi dan Abdul Rahman.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agustin Tarigan menjerat terdakwa Pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal pidana tujuh tahun penjara.

sumber ilustrasi foto : www.google.com & sumber konten : http://medan.tribunnews.com/ 
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin, S.Kom

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment