SMP Al Azhar Siapkan Jam Perwalian Satu Jam Sehari


www.medanmendai.com, Medan - Saban hari SMP Swasta Al Azhar menyiapkan jam wali mulai pukul 07.15 hingga pukul 08.10. Selama satu jam setiap wali kelas akan memberikan arahan dan menyiapkan program-program untuk membentuk karakter siswa. Misalkan program literasi, program bahasa inggris, program tahfiz dan program lainnya.

"Program yang disediakan berbeda setiap hari. Dimulai dengan doa kemudian diikuti dengan pelaksanaan program yang sudah dirancang. Tujuan jam wali ini agar siswa di sini karakternya bagus," ujar Kepala Sekolah SMP Swasta Al Azhar, H Agustono.

Kegiatan seperti ini dikatakan Agustono bisa sekaligus meningkatkan kompetensi anak. Misalnya program bahasa inggris, kemampuan bahasa inggris bisa ditingkatkan. Untuk program literasi yaitu membaca senyap, siswa dibiasakan untuk menyukai membaca.

Dengan teknologi yang sangat berkembang saat ini, ia mengungkapkan banyak siswa yang tidak suka lagi membaca. Oleh karena itu dibutuhkan program yang meningkatkan minat mereka dalam membaca.

Nantinya setelah sebulan, sekolah akan mengevaluasi jam wali yang sudah dilaksanakan. Sekali sebulan setiap wali kelas akan bertukar kelas untuk melihat sejauh mana proses yang dilakukan. Setelah itu diadakan rapat dan setiap wali kelas akan memaparkan bagaimana perkembangan yang mereka dapatkan dan lihat selama sebulan.

"Sebagai guru memang fungsinya yaitu pengawasan, komunikasi dan teladan. Jadi sebagai guru harus bisa membentuk siswa yang berkarakter. Mereka tidak hanya mendidik saja," ujarnya.

Bahkan untuk meningkatkan kualitas para guru, sekolah juga menyiapkan tim penjaminan mutu. Ada 15 guru yang bergabung dalam tim ini. Jadi setiap satu guru dalam tim ini akan membimbing dua guru. Jadi setiap guru mempunyai kualitas yang hampir sama dalam proses pembelajaran.

"Jadi di sini tidak ada pembedaan. Semua guru harus mengikuti panduan cara mengajar yang kami siapkan. Guru kami siapkan agar bisa mengajar menggunakan hati dan kasih sayang. Guru juga harus bisa melakukan pendekatan personal kepada setiap siswa,"katanya.

Bahkan untuk mendidik siswa, sekolah juga menyediakan psikolog yang bisa membantu siswa yang bermasalah. Sekolah juga menjalin komunikasi yang baik dengan orangtua siswa. Setiap orangtua akan mendapatkan nomor handphone semua guru dan kepala sekolah. Jadi ketika anak hendak izin atau bermasalah, orangtua bisa berhubungan langsung dengan guru.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin, S.Kom

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment