Perkumpulan Guru Honorer Dukung Usul KPK, Tolak Gaji Mereka dari Dana Komite


www.medanmendai.com, Medan - Puluhan guru honorer mendatangani Gedung DPRD Medan untuk menuntut realisasi anggaran guru honorer ditampung dalam APBD.

"Kami di sini membaca koran, bahwa KPK mengusulkan agar gaji guru honorer ditampung dalam APBD. Kami menghrapkan DPRD Medan dapat membantu," kata Fahrul Ketua Forum Komunikasi Guru Honorer Kategori 2, Kamis (8/12/2016).

Fahrul menyatakan setuju dana komite sebagai sumber gaji guru honorer dihapus. Pasalnya, gaji yang didapat juga sangat sedikit.

"Kami menerima satu juta dalam tiga bulan. Walau pun dana komite cukup besar dikutip dari siswa," katanya.

Anggota Divisi Pencegahan KPK, Edi Surianto mengingatkan kembali Pemko Medan untuk menghapus dana komite. Menurutnya, dana komite rawan akan korupsi.

"Kami hanya bisa ingatkan kembali kepada Pemko Medan untuk tidak lagi mengkutip dana komite. Karena ini rawan korupsi. Kalau untuk anggaran guru honorer dapat ditampung di APBD," katanya via WhatsApp.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Kota Medan, Irwan Ritonga mengatakan saat ini masih menunggu rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kota Medan.

"Bisa saja ditampung, sekarang Disdik perlu lakukan evaluasi dulu. Enggak ada yang salah kalau ditampung dalam APBD. Kita tunggu rekomendasi Dinas Pendidikan," katanya. 

sumber ilustrasi foto : www.google.com
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment