27 Dokter, 11 Koas, dan 120 Mahasiwa Sukseskan Pengabdian Masyarakat Akbar


www.medanmendai.com, Medan - Masyarakat Desa Baru Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang terlihat mengantri untuk mengikuti pengobatan massal gratis yang digelar dalam acara Pengabdian Masyarakat Akbar oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ikatan Mahasiswa Peduli Masyarakat (IMPM) Universitas Sumatera Utara (USU) di SMP Negeri 1 Pancurbatu, Senin (12/12/2016).

Keramaian ini dikarenakan panitia membuka pengobatan gratis di berbagai bidang seperti penyakit dalam, kandungan, THT, anak, serta pengobatan gigi dan mulut.

Ketua Panitia, Admen Juandi Pasaribu menyebutkan, bahwa pihaknya senang dengan antusias masyarakat. Bahkan ia menuturkan bahwa Pengabdian Masyarakat Akbar kali ini menyertakan puluhan dokter dan ratusan mahasiswa bidang kesehatan, di mana target pasien berjumlah 600 orang.

"Ada 27 dokter, 11 koas, dan 120 mahasiswa. Dengan jumlah ini kita siap menampung di atas jumlah pasien yang kita targetkan," sebut Admen kepada www.tribun-medan.com, Senin (12/12/2016).Pemilihan Desa Baru Kecamatan Pancurbatu bukan tanpa alasan. Kondisi lungkungan di desa ini dekat dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang memungkinkan berkembangnya berbagai penyakit.

"Ini desa binaan IMPM. Kita bina karena dekat denga TPA. Masyarakat juga senang dengan kehadiran kita di sini," sambungnya.

Admen juga menjelaskan, bahwa dana untuk pelaksanaan Pengabdian Masyarakat Akbar merupakan hasil kolektif dari berbagai anggota IMPM.

Ia bersama teman-temannya juga berjualan makanan, dan berbagai aksesori untuk mengsukseskan acara ini.
"Dana khas IMPM, kita juga buat aksi dana seperti jualan makanan, gantungan kunci, stiker dan lainnya. Ada juga bantuan rektor dan perusahaan," jelas Admen.

Pengabdian Masyarakat Akbar berlangsung selama dua hari yakni pada 11-12 Desember 2016.
Pada hari pertama, IMPM telah mengadakan sunatan masal, gerakan IMPM mengajar dan penyuluhan tentang penyakit tropis dan tanaman obat keluarga.

sumber ilustrasi foto : www.google.com
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment