Puteri Indonesia Lingkungan 2015 Perhatian ke Sampah Tisu


www.medanmendai.com, Medan - Puteri Indonesia Lingkungan 2015, Chintya Fabyola, mengaku memberi banyak perhatian pada permasalahan sampah tisu.

Ia menjelaskan, bahwa kini Indonesia peringkat ketiga sebagai negara terbanyak menghasilkan sampah.

Tak hanya di Indonesia, ia juga telah mempresentasikan permasalahan sampah hingga ke Jepang.
"Saya fokus kepada sampah tisu. Indonesia memiliki 240 juta penduduk, satu tisu saja yang dibuang satu orang per hari sudah sebanyak apa? Hal ini juga pernah saya presentasikan di Jepang, kalau tidak salah Oktober 2015," Kata Chintya di Redaksi Tribun Medan, Sabtu (5/11/2016).

Ia berpendapat persoalan sampah di Indonesia bukan hanya karena kurangnya peran pemerintah, tapi juga karena masyarakat yang belum menyadari bahaya sampah.

Diet plastik yang sedang dilaksanakan pemerintah, menurut Chintya, tidak begitu efektif.
"Plastik itu kan hanya Rp 200, tidak akan berdampak besar. Langsung saja Rp 2 juta, masyarakat pasti tak mau pakai plastik lagi," katanya.

Selain permasalahan sampah, ia juga menaruh perhatian terhadap peristiwa kebakaran hutan yang kerap terjadi.

Dalam hal ini ia tak mau menyalahkan segelintir oknum. Chintya hanya meminta masyarakat sadar dan mulai peduli terhadap lingkungan.

"Saya orang Pontianak. Di sana juga sering sekali terjadi kebakaran hutan, yang mau saya kampanyekan itu kita harus sadar diri, sudah cukup kerusakan-kerusakan yang selama ini terjadi," sambungnya.

Ia menceritakan, bahwa saat peristiwa kebakaran terjadi di beberapa wilayah. Ia tidak mau bersikap pasrah, ia berusaha meminimalisir dampak yang diakibatkan kerusakan hutan.

"Ada kebakaran, saya coba jangkau dan bagikan masker. Api sulit dipadamkan tapi harus ada cara agar dampak kebakaran bisa diminimalisirkan," tutur Chintya. 

sumber ilustrasi foto : www.medanmendai.com
sumber konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment