Dzulmi Eldin Dituntut Mundur dari Jabatannya Karena Hal Ini


www.medanmendai.com, Medan - Kordinator Aksi dari Gerakan Rakyat Berantas Korupsi Sumatera Utara (Gerbraksu), Saharudin mendesak Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mundur dari jabatannya jika tidak berani merobohkan bangunan Podomoro Deli City.

"Kalau Wali Kota tidak berani merobohkan bangunan Podomoro, sebaiknya mundur saja. Kalau tidak berani, turun dari jabatan sekarang," kata Saharudin dengan pengeras suara, Kamis (3/11/2016).
Ia mengatakan Wali Kota Medan harus melaksanakan putusan Kasasi Mahkamah Agung. Kalau tidak, sambung Saharudin, berarti Dzulmi Eldin selaku Wali Kota Medan sudah jelas dugaan bahwa beliau 'main mata' dengan pihak pengembang.

Saharudin menyatakan bangunan Podomoro Deli City itu melanggar jalur hijau.

Keberadaannya pun merugikan banyak pihak, di mana warga sekitar proyek Jalan Putri Hijau, Medan Barat sempat mengeluh karena suara bising di malam hari, dan keberadaan Podomoro mengganggu sinyal salah satu stasiun televisi.

"Apa karena sudah dapat upeti makanya Wali Kota tidak berani robohkan bangunan Podomoro itu. Jangan-jangan, soal upeti itu benar adanya," ujar Kordinator Aksi Gerbraksu yang disambut teriakan turunkan Wali kota Medan.

Meski berteriak-teriak dengan pengeras suara dan meletakkan sejumlah poster kecaman di depan gerbang masuk Balaikota, sangat disayangkan tidak satupun pejabat yang menanggapi aksi ini.
Pantauan www.tribun-medan.com, aksi ini dikawal sejumlah Satpol PP.

Sebagian Satpol PP berjaga di halaman Balaikota, sebagian lainnya berjaga di depan gerbang mengantisipasi adanya tindakan yang tak diinginkan.

Hingga saat ini, aksi massa yang dibarengi dengan pembakaran ban bekas masih berlanjut.

sumber ilustrasi foto : www.google.com
sumber konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment