Perjuangan Kakek Ahmad Melihat Anaknya Disidang di PN Medan


www.medanmendai.com, Medan - Kakek Ahmad (66) melangkahkan kakinya ke Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (25/10/2016), untuk melihat sang anak yang tengah tersandung hukum.

Awalnya, kakek warga Perumnas Mandala ini tak berniat menghadiri sidang perdana anaknya yang bernama Dani (32) karena merasa jengkel dengan tingkah sang anak yang tak mau mendengarkan nasihat orangtua. Namun, karena ajakan istrinya, Ratna (65), dirinya pun turut pergi.

“Saya mau lihat anak saya Dani. Hari ini sidang pertama. Malas saya ceritainnya, pakai sabu aja. Saya tadi udah enggak mau datang tapi istri saya ngajak ke sini terus,” kata Ahmad saat duduk di seputaran sel tahanan.

Alasan Ahmad tidak mau menghadiri persidangan karena anaknya tersebut malas bekerja. Untuk memberikan pelajar, Ahmad tidak akan memberikan uang kepada anaknya saat berada dalam tahanan. Ia takut, jika diberi uang, sang anak malah membelikan sabusabu.

“Ah, biarkan saja. Orang malas kerja. Menyusahkanlah. Tiap kemari kasih bontot aja. Enggak duit. Dikasih duit nanti beli sabu. Di dalam saya yakin banyak juga yang jual,” sebutnya.

Perjuangan untuk menjumpai anak bukanlah perkara gampang lagi baginya. Langkah kaki yang sudah tak kuat menopang badan karena termakan usia.

“Kami tadi naik angkot kemari. Kaki bapak ini kebas, payah jalan. Tapi mau gimana lagi? Daripada istri saya pergi sendiri lebih baik saya temani,” ungkapnya.

Dia berharap, untuk sementara biarlah sang anak diberikan pelajaran agar jera menggunakan barang haram tersebut agar kembali ke jalan yang benar.

“Harapannya, biarkan aja dijalani dulu di dalam, sudah tobat apa belum. Percuma nanti cepat keluar kalau belum taubat,” ujarnya. 

sumber ilustrasi foto : www.google.com
sumber konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment