Alasan Gema Pembebasan Lanjutkan Aksi Seruan Tangkap Ahok


www.medanmendai.com, Medan - Aksi tangkap dan penjarakan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terus bermunculan di sejumlah daerah Indonesia.

Di Medan, Gema Pembebasan Sumatera Utara ikut mendesak agar Ahok yang dianggap menghina Al Quran diproses sesuai hukum.

"Ini merupakan aksi yang kedua kalinya kami lakukan. Kenapa kami terus menggelar aksi, karena polisi khususnya Kapolri tidak juga menangkap Ahok yang menghina Al Quran," kata Koordinator Gema Pembebasan Sumatera Utara, Andika Mirza, Sabtu (29/10/2016).

Menurut Andika, jika ditelisik lebih lanjut, Ahok tidak hanya serta merta menghina Al Quran. Ahok juga dianggap menghina para ulama.

"Ahok menyebut surah Al Maidah ayat 51 adalah bohong. Artinya, Ahok juga menyebut seluruh isi Al Quran dan ulama yang mengajarkan Al Quran itu bohong. Ini sudah merupakan bentuk penistaan agama," katanya.

Penghinaan seperti ini, lanjut Andika, jelas telah menginjak-injak kehormatan umat Islam. Jika desakan tangkap Ahok tidak dilakukan, itu sama saja tidak membela keimanan.

"Ini merupakan konsekuensi untuk mempertahankan keimanan, kami harus turun meminta agar Ahok ditangkap. Dia harus ditindak tegas," katanya.

Saat menggelar aksi, Gema Pembebasan Sumatera Utara membawa sejumlah bendera Islam berwarna hitam dan putih.

sumber ilustrasi foto : www.google.com
sumber konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment