Komisi A Rekomendasikan Tutup Medan Safety Driving Center


www.medanmendai.com, Medan - Komisi A DPRD Medan merekomendasikan agar Mabes Polri segera menutup Medan Safety Driving Center (MSDC) yang berada di Jalan Bilal, Medan. Tidak hanya itu, Komisi A juga menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengawasan karena aliran dana pembuatan sertifikat dinilai tidak resmi, serta tidak adanya masukan pajak kepada kas negara.

Keputusan ini diambil setelah pihak Komisi A DPRD Kota Medan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tempat pelatihan mengemudi Medan Safety Driving Center (MSDC) di Jalan Bilal, Medan, Senin (5/9).

Sidak ini dilakukan seiring banyaknya keluhan dari warga mengenai mahalnya biaya untuk pengurusan SIM akibat kewajiban bagi pemohon SIM untuk memiliki lisensi mengemudi dari tempat kursus mengemudi.

"Masyarakat Kota Medan sangat keberatan dan merasa diperas, karena untuk kursus juga biayanya sangat tinggi di Medan. Dan, ini yang diakui hanya dari sini, makanya kita heran," kata Ketua Komisi A DPRD Medan, Robby Barus.

Plt Kepala Cabang Medan Safety Driving Centre (MSDC), Thomson Purba gelagapan saat dicecar berbagai pertanyaan. Terlebih tentang bantahan adanya Hubungan dengan Satlantas Polresta Medan.
"Sertifikat yang kami keluarkan itu bukan untuk SIM. Dan tidak ada kewajiban ke sini karena ini hanya pelatihan siapa saja boleh, termasuk anak TK. Jadi tidak ada keharusan kemari ini hanya sekolah tempat belajar bukan untuk sertifikat SIM ," ujarnya di ruangannnya.

"Hubungan sama Polresta Medan tidak tahu karena sertifikat bukan untuk pembuatan SIM. Dan kami tidak tahu dari sana (Satlantas)," tambah Thomson yang juga mengaku sebagai instruktur mengemudi.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment