Turun Tangan Medan Beri Pelajaran Tambahan untuk Siswa di Dua Sekolah


www.medanmendai.com, Medan - Komunitas Turun Tangan Medan tidak hanya menjadi wadah edukasi politik. Namun juga bergerak di bidang pendidikan.

Koordinator Komunitas Turun Tangan Medan Gita Chantika mengatakan, saat ini Turun Tangan Medan membantu di Sekolah Swasta Persatuan Anak Bangsa Tarbiyah Islamiyah (PAB TI) yang terletak di Pulau Brayan dan Sekolah Dasar (SD) 060954 di Jalan Kejaksaan, Medan.

"Kami juga peduli pendidikan Medan melalui program merajut pendidikan. Kita saat ini baru melihat ada dua sekolah yang sangat butuh perhatian. SD 060954 membutuhkan relawan pengajar. Jadi kami (Komunitas Turun Tangan Medan) berikan pelajaran tambahan seperti pelajaran prakarya kepada siswa di sini. Lalu ada sekolah PAB TI yang minim fasilitas. Di sekolah ini hanya ada dua kelas belajar mengajar. Jadi beberapa kelas melakukan proses belajar mengajar dalam satu lokal. Ini memprihatinkan," kata Gita di Kampus USU, Senin (20/6/2016).

Di tempat lain, tepatnya di pinggiran rel kereta api Thamrin Medan Komunitas Turun Tangan Medan melihat anak-anak sudah bekerja mencari uang.

"Anak-anak di pinggiran rel kereta api Thamrin ada yang ngamen dan semir sepatu. Padahal anak seusai mereka seharusnya sekolah, tidak boleh mencari uang. Jadi kami sepakat untuk membuka kelas belajar bagi anak-anak di pinggir rel kereta api. Mereka harus diperkenalkan dengan pendidikan sedini mungkin," ujar Gita.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment