Tak Punya Pekerjaan Tetap, Tiga Imigran Gelap Ini Nekat Masuki Indonesia


www.medanmendai.com - Tak punya pekerjaan tetap membuat tiga warga negara asing (WNA) asal Bangladesh dan Pakistan memilih Indonesia sebagai tempat persinggahan untuk mencari nafkah.
Waqas Ahmad, Rafikul dan Oujjal Miah disidangkan di ruang Cakra VII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (9/6/2016) atas kasus pelanggaran dokumen keimigrasian masuk wilayah Indonesia tanpa izin resmi.

Hal ini terungkap setelah seorang saksi yang dihadirkan dari Imigrasi Kota Medan bernama Pradana Sasidika mengungkapkan ketiganya diajak salah seorang warga Indonesia yang bertempat tinggal di Malaysia untuk bekerja di Aceh.

"Mereka sebelum masuk Indonesia bekerja di Malaysia. Kemudian, warga Aceh yang bernama Kamal mengaja mereka untuk bekerja sebagai buruh di pabrik kopi," katanya di hadapan majelis Johny.

Namun apes bagi ketiganya, keberadaan mereka telah terendus masyarakat yang mecurigai adanya warga asing dan kemudia melaporkannya ke Polsek Sunggal. Tak berapa lama ketiga terdakwa akhirnya diperiksa dan ditemukan tidak memiliki izin tinggal.

"Waktu itu 3 februari 2016 petugas Polsek Sunggal salah satunya Pak Sucipto menyerahkan para terdakwa ke kantor imigrasi karena tak punya izin tinggal. Dan saya disuruh untuk mendalami kasus ini," jelasnya.

Untuk kasus ini, ketiganya dijerat dengan Pasal 119 Ayat 1 dan Pasal 113 UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian karena telah masuk ke wilayah Indonesia tidak melalui tempat pemeriksaan imigrasi dan tidak memiliki dokumen yang sah dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment