Samtirza, PNS Langkat yang Dituntut 4 Tahun Penjara


www.medanmendai.com - Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Langkat, M Samtirza alias Utir dituntut penjara empat tahun oleh jaksa penuntut (JPU) sidang di ruang Cakra I Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (9/6/2016).

Samtirza dinilai terbukti menyalahgunakan wewenangnya pada proyek pengadaan benih ikan kerapu pada Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Langkat yakni menerima gratifikasi pada pengadaan Rp 110 juta dari Sumantri selaku Direktur PT Bintang Mulia, pihak rekanan pada proyek itu.
"Meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan hukuman kepada Muhammad Samtirza selama empat tahun penjara, denda Rp 200 juta, subsider tiga bulan kurungan," kata JPU M Adung.

JPU Kejaksaan Negeri (Kejari) Stabat itu mengatakan, terdakwa Muhammad Syam Mirza terbukti bersalah melanggar Pasal 12 Huruf b UU Nomor 20 Tahun 2001 perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Sementara itu pada sidang tuntutan yang sama, JPU juga menuntut seorang terdakwa lainnya, Sumantri selaku Direktur PT Bintang Mulia selama dua tahun penjara dengan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan. Terdakwa sebagai pihak rekanan dalam proyek itu dianggap bersalah karena memberikan gratifikasi kepada M Samtirza sehingga melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Nomor 20 Tahun 2001 perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.
"Adapun yang menjadi pertimbangan adalah hal-hal memberatkan perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. Sedangkan hal-hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama persidangan dan masih memiliki tanggungan," ucap JPU.

Atas tuntutan JPU, majelis hakim yang diketuai Berlian Napitupulu memberi kesempatan kepada kedua terdakwa untuk mengajukan pledoi atau pembelaan yang akan dibacakan pada persidangan pekan depan.

Mendengar itu, baik terdakwa maupun penasihat hukum keduanya, Chandra Sitio mengatakan akan sama-sama membuat pledoi atas tuntutan tersebut untuk dibacakan pada Kamis (16/6/2016) mendatang.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment