Mantan Anggota TNI Ditangkap Edarkan Upal


www.medanmendai.com, Medan - Seorang mantan anggota TNI bernama Akhmad Nofendy (28) warga Jalan Serdang, Gang Keluarga, Sentosa Lama, ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Kota lantaran mengedarkan uang palsu (upal) pecahan Rp 50 ribu.

Informasi yang dihimpun Tribun dari Polsek Medan Kota, diketahui Akhmad Nofendy merupakan mantan anggota TNI yang pernah bertugas di Hubdam Angkatan Darat (AD), Banda Aceh. Karena perangai tak mencerminkan layaknya seorang personel TNI, Akhmad Nofendy telah dipecat secara tidak terhormat (PDTH) tahun 2004 silam.

Kapolsek Medan Kota AKP Martuasah mengatakan awal mula diamankannya Akhmad setelah mendapat informasi di seputaran Stadion Teladan tepatnya di salah satu lapak pedagang es kelapa bahwa akan ada transaksi peredaran uang palsu.

"Tim mendapat informasi bahwa akan ada transaksi peredaran uang palsu di kawasan Stadion teladan. Mendapat informasi serta ciri-ciri pelaku, petugas dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP Martualesi Sitepu, dan Panit Reskrim, Iptu M Husein, langsung melakukan penyelidikan," kata Martuasah, Minggu (26/6).

Saat dilakukan pemeriksaan di lokasi terhadap pelaku, petugas menemukan 86 lembar uang palsu, pecahan Rp 50 atau senilai Rp.4.300.000. Selain itu petugas juga menyita satu unit HP BlackBerry, dan satu foto copy KTA TNI-AD atas nama Akhmad Nofendy.

Dari keterangan tersangka, Martuasan menjelaskan alasan pelaku terpaksa melakoni pekerjaan haram tersebut karena terdesak kebutuhan menjelang Lebaran.

"Menjelang perayaan Idul fitri banyak akal setiap manusia bagaimana dia berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya, termasuk dengan cara tidak benar seperti yang dilakukan pelaku ini," katanya.
Sementara uang palsu yang disita, lanjutnya, tersangka mengaku mendapatkannya dari salah seorang pria bermarga Tarigan (DPO).

"Untuk pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk dapat mengungkap jaringannya," ungkapnya.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment