Inilah Pandangan Tokoh Arsitek terkait Kecocokan Arsitek Menyasar Dunia Politik


www.medanmendai.com - Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno merupakan seorang arsitek. Fakta ini membuat pendiri Komunitas Arsitek Medan Indonesia (KAMI) Tony Kho yakin bahwa profesi arsitek cocok sebagai kendali pemerintahan. Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dinilai menjadi karya yang fantastis oleh Tony Kho.

"Arsitek bukan sekedar mengonsep rumah dan kantor. Bisa dikatakan penggagas, dan pencari solusi dari permasalahan. Jadi cukup cocok untuk duduk sebagai kepala pemerintahan," ujar Pendiri Komunitas Arsitek Medan Indonesia (KAMI) Tony Kho kepada www.tribun-medan.com di Kantor Medan Arsitek Team (MAT) jalan Krakatau Medan, Rabu (8/6/2016).

Tony Kho mengatakan karakter arsitek cocok duduk di bangku politik, hal ini ia nilai dari kreatif dan disiplin kerja arsitek. Dirinya juga mengakui mendukung setiap arsitek yang memutuskan berkarier dalam dunia

"Pembangunan di Kota bukan hanya karena satu orang. Tapi satu orang yang mampu menginspirasi orang lain. Arsitek bermain politik dan berorganisasi. Arsitek itu seorang penyelesai masalah. Kita jangan jauh ke Soekarno, lihat saja kota Bandung, Surabaya dan Makassar. Ketiga kota ini dipimpin seorang arsitek, mereka adalah Ridwan Kamil, Tri Risma dan Ramadhan Pomanto," ujar Tony Kho bersemangat.

Dirinya menambahkan Kota Medan membutuhkan seorang arsitek, namun dirinya mengakui belum ada kabar seorang arsitek yang akan mencalonkan diri sebagai calon wali kota.

"Kota Medan butuh penataan, bukan pengembangan. Kriteria yang cocok untuk arsitek, banyak arsitek yang mampu berorganisasi dengan baik. Tapi belum ada dari teman yang mau mencalonkan diri," kata Tony Kho.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment