Aturan Penggunaan dan Kepemilikian Airsoft Gun Sedang Digodok


www.medanmendai.com, Medan - Ketua komunitas Shadow Airsoft Recon, Karya Satya Azhar mengatakan bahwa tidak ada izin khusus penggunaan dan kepemilikan airsoft gun hingga saat ini.
Walaupun demikian Karya mengatakan ada etika yang wajib ditaati oleh para airsofter.

"Belum ada pelarangan kepemilikan airsoft gun. Namun undang-undang kepemilikan dan penggunaan sedang diproses. Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pendataan unit airsoft gun agar peredarannya bisa dikendalikan. Sesuai kode etik, membawa airsoft gun harus dalam kondisi non aktif, artinya peluru wajib dikosongkan, baterai dilepas, dan dimasukan dalam tas. Kalau dibawa dalam posisi aktif akan disita oleh petugas kepolisian," Jelas Karya.

Karya Satya Azhar mengatakan, airsoft gun sama sekali tidak berbahaya.

"Airsoft Gun memang kelihatan berbahaya karena mirip senjata api. Tapi sistem kerja senjatanya berbeda. Kekuatan yang dihasilkan tidak membahayakan," ucapnya.

Harga Airsoft gun sangat bervariasi, mulai Rp4 juta hingga Rp50 juta. Untuk peluru dibandrol seharga Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per bungkus. Dengan jumlah 3.000-5.000 butir. 

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About MEDAN MENDAI

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment