sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/



MEDANMENDAI.com, MEDAN - Agusman Lahagu alias Ama Tety (45), pengusaha karet yang menikam petugas pajak Parada Toga Fransriano Siahaan (30) hingga tewas ternyata sudah lama menunggak pajak. Bahkan, uang tunggakan pajak pelaku mencapai miliaran rupiah.

"Memang benar, tunggakannya berkisar segitu (Rp14 miliar)," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (Kakanwil DJP) Sumatera Utara, Yunirwansyah, Rabu (13/4/2026) siang.
Menurut Yunirwansyah, awalnya korban ditugaskan untuk menyampaikan surat paksa kepada pelaku. Korban berangkat bersama rekannya Sozanolo Lase, honorer yang bertugas di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Gunung Sitoli untuk menyampaikan surat paksa.
Setibanya di tempat usaha pelaku, entah bagaimana korban dan rekannya langsung ditikami. Diduga kuat, pelaku dibantu keluarganya untuk menghabisi nyawa kedua korban.

"Saya menyatakan bahwa ini kejadian yang sangat menyakitkan. Ini sangat melukai hati institusi kami," ungkap Yunirwansyah.

Meski begitu, sambung Yunirwansyah, ia berharap tidak adalagi kejadian kedua seperti ini. Kedepan, kata dia, diharapkan petugas pajak untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas.

"Pesan yang kami sampaikan, pekerjaan ini bukanlah hal yang mudah," katanya kembali mengingatkan seluruh petugas pajak untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment