SMAN 8 Medan Kembalikan Uang Bimbel Rp150 Juta



MEDANMENDAI.com, MEDAN - Atas saran Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, SMA Negeri 8 Medan akhirnya mengembalikan kutipan uang bimbingan belajar (Bimbel) kepada siswa dengan total jumlah Rp150 juta.

Penyerahan ini disaksikan Kepala SMAN 8 Sudirman dan Tim Ombudsman Sumut, yakni Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut Abyadi Siregar dan Asisten Ombudsman Dedy Irsan, Ricky Hutahaean, dan Edward Silaban.

Pengembalian uang tersebut menindaklanjuti saran Ombudsman RI Perwakilan Sumut kepada Walikota Medan beberapa waktu lalu, yang meminta agar semua kutipan di sekolah dihentikan karena bertentangan dengan PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan penyelenggaraan Pendidikan.

Kepala SMAN 8 Sudirman mengatakan, pengembalian uang tersebut diambil dari dana BOS yang totalnya sekitar Rp150 juta, atau 50 persen dari uang Bimbel yang dipungut ke siswa, yakni Rp. 450 ribu dikali 327 siswa kelas XII.

“Kami pikir ini tidak bermasalah karena target kami bagaimana anak-anak sebanyak-banyaknya bisa masuk SMBPTN. Tapi ternyata anak-anak merasa berat, ya akhirnya kami kembalikan karena kami punya anggaran dari BOS,” kata Sudirman.

Pengembalian uang ini hanya 50 persen dari total uang Bimbel yang dikutip, sehingga Bimbel tersebut pembayarannya dibagi dua oleh pihak sekolah dan siswa.

“Kalau kita kembalikan semua tidak cukup uangnya. Karena banyak kegiatan yang mau dikaver.
Sedangkan kita kembalikan ini masih banyak kegiatan yang terpotong, sehingga kita harus merevisi anggaran BOS untuk Januari-Maret. Ini kita lakukan dengan pertimbangan yang sangat-sangat matang,” katanya.

Sudirman mengatakan, awalnya pihak sekolah hanya berniat ingin meringankan beban orantua siswa dengan menyediakan Bimbel di sekolah bekerja sama dengan Bimbel GO dengan biaya Rp.900 ribu per siswa, yang pembayarannya dicicil selama empat kali dalam satu tahun.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment