"Perselingkuhan" Penguasa-Pengusaha Dorong Korupsi Tumbuh Subur



MEDANMENDAI.com, MEDAN - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengatakan, KPK menerima 20-30 pengaduan menyangkut tindakan korupsi dalam sehari. Dalam setahun, KPK menerima 7.000-8.000 pengaduan.

"Setiap hari masuk terus, baik melalui surat maupun telepon. Oleh karena itu, berhati-hatilah bapak-bapak. Bisa jadi yang melapor itu adalah orang terdekat bapak," ujar Alexander, saat memberikan kata sambutan dalam Rapat Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (14/4/2016).

Disampaikan Alexander, orang-orang KPK tidak pernah tidur. KPK bekerja 24 jam setiap hari.
"Kadang-kadang ada kasus OTT (operasi tangkap tangan). Disidang dia. Terdakwa bilang, dia memberikan uang sudah konsultasi dengan paranormal. Janjian jam 5 pagi, eh, ternyata ditangkap juga. Rasanya gimana sih kalau OTT sama KPK? Kata si terdakwa, rasanya jalanpun kayak tidak nginjak bumi. Melayang," kata Alexander.

Menurut Alexander, dalam kebanyakan kasus, yang mendorong seseorang melakukan korupsi adalah "perselingkuhan" antara penguasa dan pengusaha.

"Rata-rata mereka terdiam kalau ditanya kenapa. Pelan-pelan menitikkan air mata, baru teringat anak istri. Lalu bilang khilaf. Saya tidak bermaksud untuk mengancam ya. Tidak berniat menakut-nakuti. Keberadaan KPK ada di setiap penjuru republik ini," katanya.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment