Perempuan asal Malaysia Ini Harus Jalani Tes Urine saat BNN Gerebek Diskotek New Zone



MEDANMENDAI.com, MEDAN -  Seorang wanita berkulit putih asal negeri jiran, Malaysia Operasi Bersih Sindikat Narkoba (Bersinar). Operasi ini dijalankan Satres Narkoba Polresta Medan dan personel Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut). Operasi Bersinar kali ini menyasar diskotek New Zone di Jalan Wajir Kelurahan Kampung Aur, Minggu (17/4/2016) dini hari.

Wanita asal Malaysia itu bernama Suryani. Awal penggerebekan Suryani, saat itu ia tengah asyik berjoget bersama rekan-rekannya melewatkan malam Minggu. Namun, karena ada razia mendadak, ia terpaksa memenuhi permintaan petugas terkait tes urine.

"Saya orang Malaysia. Di sini saya lagi hiburan aja dan nginap di Hotel Soechi sama teman saya yang di Indonesia," ujar Suryani yang datang ke New Zone dengan baju liris-liris putih-hitam bercelana jeans.

Ia diminta ke toilet dan mengambil sampel urinenya. Saat dilakukan tes urine dengan alat khusus yang telah diadakan petugas BNNP Sumut, urine wanita asal negara Malaysia tersebut dinyatakan negatif kadar narkotika. Selanjutnya ia dibenarkan untuk pulang oleh petugas BNNP Sumut dan Kepolisian ke penginapannya.

"Untungnya tes urine saya itu negatif. Kalau tidak, bisa-bisa nyangkut lah saya," jelas perempuan yang fasih berbahasa Indonesia ini.

Sebelumnya diketahui, 79 pengunjung diskotek New Zone diperiksa dan harus menjalani tes urine. Sebanyak 44 pengunjung pria, terbukti positif mengonsumsi narkoba. Sementara itu, sisanya yang berjumlah 34 wanita, tak diamankan karena saat dilakukan tes urine hasilnya negatif. Sedangkan 1 orang (berinisial A) diboyong petugas atas kepemilikan dua butir pil ekstasi.

Wakil Kepala Satuan Narkoba (Waka Sat Narkoba) Polresta Medan, AKP Wira Prayatna yang memimpin razia menyatakan seluruh pengunjung yang terbukti positif diboyong ke kantor BNNP Sumut di Jalan Willem Iskandar. Para pengguna akan dilakukan pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut.

"Semua pengunjung yang terbukti positif saat dilakukan tes urine dibawa ke Kantor BNNP Sumut di Medan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Untuk pengunjung berinisial A, akan kita bawa ke Mako (Polresta Medan) untuk penyelidikan terkait kepemilikan dua butir ekstasi yang dikantunginya," jelas Wira Prayatna melalui siaran persnya.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment