Pegawai Bank Dikabarkan akan Dieksekusi Jaksa sebelum Bunuh Diri



MEDANMENDAI.com, MEDAN - Darul Azli, mantan Pimpinan Kelompok Pemasaran Bisnis salah satu bank pelat merah yang berlokasi di Jalan Pemuda, Medan, yang tewas bunuh diri dikabarkan akan dieksekusi jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Medan. Informasi ini santer terdengar di kalangan jurnalis yang biasa melakukan peliputan di kejaksaan.

Informasi dihimpun, sebelumnya pihak kejaksaan telah melayangkan surat pemberitahuan eksekusi (perintah penahanan). Disebut-sebut, yang bersangkutan akan dieksekusi Kamis (21/4/2016) besok.
Guna mengetahui pasti kabar rencana eksekusi ini, www.tribun-medan.com sempat menghubungi Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Medan, Haris Hasbullah, Rabu (20/4/2016) siang. Sayangnya, ketika dihubungi www.tribun-medan.com, Haris enggan memberikan jawaban.

Begitupula saat dilayangkan pesan singkat, Haris belum mau membalas. Ada kabar, korban Darul nekat mengakhiri hidupnya karena alasan akan dieksekusi.

Meski begitu, saat ini jenazah korban tengah berada di perjalanan menuju Bandara Kualanamu International Airport (KNIA). Rencananya, jenazah akan dibawa ke Pariaman, Sumatera Barat.
Sebelumnya, Kapolresta Medan, Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, diduga korban meninggal dunia karena stres. Informasi berkembang, korban nekat bunuh diri karena baru saja menerima putusan dari Mahkamah Agung (MA) terkait kasus yang menderanya.

"(Korban) bunuh diri karena menjalani hukuman tipikor," ungkap Mardiaz. Sebelumnya, korban divonis 3 tahun penjara denda Rp100 juta subsider 1 bulan kurungan pada Senin (29/4/2013) silam bersama tiga orang rekannya.

Namun, dalam putusan tersebut, hakim yang mengadili perkara korban tidak mengeluarkan penetapan penahanan. Karena tidak puas, korban mengajukan kasasi ke MA. Setelah proses kasasi bergulir, MA menguatkan putusan PN Tipikor Medan.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment