Ombudsman: Pengawas UN di Sumut Banyak Main Ponsel saat Mengawas



MEDANMENDAI.com, MEDAN - Pengawasan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2016 di Sumatera Utara masih longgar dan belum sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) UN yang diterbitkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal itu terindikasi dari banyaknya pengawas dan peserta ujian yang membawa dan menggunakan ponsel ke dalam ruang ujian.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar mengatakan, sejak hari pertama pelaksanaan UN tingkat SMA sederajat, pihaknya menemukan ketidakseriusan pengawas ujian dalam mengawas.

Padahal, kata dia, dalam POS UN, ditegaskan bahwa pengawas dan peserta ujian dilarang membawa alat komunikasi ke dalam ruang ujian.

"Bahkan sampai ada temuan kertas yang diduga jawaban seperti yang kami temukan di SMAN 2 kemarin," kata Abyadi, Selasa (5/4/2016).

Abyadi menilai, pengawas ujian belum melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai POS UN dan Pakta Integritas yang ditandatangani pengawas sebelum ujian dimulai. Dalam Pakta Integritas yang ditandatangani pengawas, ada empat poin yang harus dipatuhi, di antaranya sanggup untuk tidak membantu peserta ujian maupun memberi kesempatan peserta untuk bekerjasama dalam mengerjakan soal ujian.

"Namun faktanya di lapangan masih banyak ditemukan pengawas hanya duduk sambil bermain hanphone, membaca koran, bahkan ada yang menggunakan headset," ujar Abyadi.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment