HB Jadi Bandar Sabu karena Penghasilan Minim di Malaysia



MEDANMENDAI.com, MEDAN - HB (36) warga Taman Sitambun, Perak, Malaysia yang ditangkap mengedarkan sabu di Medan beralasan terpaksa jadi bandar lantaran gajinya selama bekerja di Malaysia minim. Sebelumnya, HB bekerja di showroom mobil.

"Saya kerja di showroom mobil. Karena sedikit yang beli (mobil), saya kemudian beli sabu dari teman saya Abraham," katanya, Selasa (12/4/2016) sore.

Persatu gramnya, kata HB, dibeli dengan harga 100 ringgit Malaysia. Jadi, kata HB, dirinya bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan jika menjual sabu di Indonesia.

"Lumayan hasilnya. Lebih banyak dari gaji sebelumnya," kata HB dengan logat Malaysia yang sangat kentara.

Meski begitu, HB mengaku tak punya pilihan lain. Ia terpaksa menjadi bandar sabu lantaran di Malaysia sangat mudah dan gampang memperoleh sabu.

"Teman saya ini sering jumpa di Malaysia. Kalau jumpa, langsung ambil sabunya," kata tersangka sembari menundukkan kepala.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment