Badan Pengawas Stop Renovasi Pasar Kemiri



MEDANMENDAI.com, Medan - Renovasi Pasar Kemiri yang ditangani Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan resmi diberhentikan. Surat pemberhentian ini telah dikeluarkan dan ditandatangani Sekda Kota Medan Saiful Bahri, yang menjabat Ketua Badan Pengawas Perusahaan Daerah Kota Medan. Surat pemberhentian renovasi pasar yang berada di Jalan Sisingamangaraja, Simpang Limun, Medan tersebut telah dikeluarkan tanggal 21 Maret 2016.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi C DPRD Medan, Godfried Lubis saat diwawancarai Tribun, usai rapat paripurna di DPRD Kota Medan, beberapa hari lalu.

Godfried menuding PD Pasar Kota Medan sebagai pembuat kebijakan renovasi tidak memikirkan nasib para pedagang. Disebutnya, biaya yang ditetapkan PD Pasar Kota Medan terlalu tinggi, yakni untuk los (lapak) rempah-rempah dipatok harga senilai Rp 12,5 juta, dan kios untuk para pedagang baju sebesar Rp 40 juta.

"Renovasi sudah distop. Tidak cocok harga yang ditetapkan. Kita harus bela rakyat kecil. Itu sama saja mencekik rakyat," kata Godfried, Rabu (30/3) lalu.

Menurutnya, dalam surat yang dikeluarkan tersebut, pihak PD Pasar harus mensosialisasikan persoalan harga terlebih dahulu ke para pedagang. Dibeberkannya, penghentian renovasi pasar, tidak hanya terjadi di Pasar Kemiri, tapi juga untuk Pasar Palapa dan Pasar Perisah tahap I.
Terpisah, Pelaksanatugas (Plt) Direktur Utama PD Pasar Kota Medan, Benny Sihotang malah menuding ada kepentingan terselubung Godfried Lubis dalam gejolak Pasar Kemiri tersebut, lantaran daerah tersebut adalah dapil Godfried.

"Kepada anggota dewan yang terhormat, yang kita ketahui itu Godfried, jangan cuma cakap-cakap saja. Saya selain sebagai Dirut, juga sebagai dosen di USU. Kalau bicara harga mari kita kalkulasikan. Coba pikirkan tukang itu bekerja malam hari pasti lebih mahal. Semua sudah sangat saya tekan. Jangan bilang-bilang rakyat kecil dong, buktikan kalau memang bapak dewan yang terhormat bisa buat harga lebih minim lagi," kata Benny di Kantor PD Pasar Kota Medan.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment