Usaha Online akan Disensus



MEDANMENDAI.com - Mulai tahun ini Badan Pusat Statistik (BPS) akan menyensus bisnis online, baik melalui laman maupun sosial media, seperti instagram dan lainnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Wien Kusdiatmono mengatakan, perbedaan sensus tahun ini dengan sepuluh tahun lalu adalah ada pendataan usaha online. Jadi, petugas tidak hanya ke toko-toko, baik dipasar tradisional maupun pusat perbelanjaan modern, tetapi juga akan mengecek laman maupun sosial media.

“Seperti kita semua tahu bahwa perkembangan bisnis online sangat pesat selama beberapa tahun terakhir. (Usaha) itu juga masuk pendataan kami,” katanya di Medan.

Dia mengakui, pendataan usaha online menjadi tantangan bagi petugas karena baru kali ini dilakukan. Namun, pihaknya yakin bisa mendata dengan baik karena tahun ini sudah disiapkan 12.000 petugas sensus di Sumut dan 4.000 petugas di Medan.

“Pendataannya sama dengan usaha yang ada tokonya. Begitu juga pertanyaan-pertanyaan akan sama. Jika sudah diketahui alamatnya maka petugas akan datang ke lokasi itu untuk mewawancarai pemilik sesuai kebutuhan sensus,” ujarnya.

Adapun kota yang dinilai berpotensi adalah Medan, karena jumlah industri di kota ini besar. Selain Medan, Deli Serdang dan Langkat juga termasuk daerah potensi. Wien mengatakan, pihaknya siap menyukseskan sensus ini karena penting mengetahui peta ekonomi Indonesia sekaligus memudahkan pemerintah mengatur menyusun strategi dan kebijakan berkaitan dengan perekonomian terlebih pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Kami siap sukseskan program ini membantu pemerintah menyusun strategi ekonomi ke depan,” katanya.

Dia berharap semua pelaku usaha mendukung program ini dengan bersedia memberikan data secara jujur. Tidak perlu khawatir karena data tersebut tidak akan diberikan kepada pihak manapun untuk kepentingan apa pun.

“Semua keterangan pribadi yang kami data tidak akan bocor ke pihak mana pun dan kapan pun. Data itu pun nanti tidak akan disimpan di BPS,” ujarnya.

Seorang pengusaha online Momaqisha, Purnama Rezeki mengatakan, pihaknya siap memberikan data yang dibutuhkan dengan jujur kepada petugas sensus. Seluruh kegiatan yang dilakukan pada usahanya tidak akan ditutupi untuk menyukseskan sensus ekonomi ini.

“Baru kali ini kami didata petugas sensus dan sebagai pengusaha online , kami siap berikan data sesuai dengan pertanyaan yang diajukan. Mudah-mudahan nanti ketika petugas datang, saya sedang tidak keluar,” katanya warga Medan Johor ini.

sumber foto dan konten : www.okezone.com
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment