Pengamat Anggap Joanda Hanya Ingin Kenal Kelompok Santoso



MEDANMENDAI.com, MEDAN - Pengamat teroris, Alchaidar, mengaku kenal Joanda Pratama (28) warga Jalan Garu II, Harjosari, yang ditangkap Brimob lantaran diduga ingin bergabung dengan Kelompok Santoso di Poso, Kamis (17/3/2016).

"Saya kenal Joanda. Saya yakin dia bukan ingin bergabung dengan kelompok Santoso. Tapi dia cuma ingin mengenal bagaimana kelompok Santoso itu," katanya saat dihubungi, Jumat (18/3/2016) malam.

Alchaidar bilang, Joanda tidak pernah bergabung dengan jaringan teroris di Kota Medan, Sumatera Utara. Beberapa tahun belakangan, kata Alchaidar, Joanda hanya simpatisan kelompok jihad dan bukan merupakan bagian jaringan teroris aktif.

"Dia (Joanda Pratama) simpatisan kelompok jihat bukan aktif pada jaringan teroris. Hanya kelompok yang ingin tahu tentang gerakan jihad saja. Apalagi di Kota Medan ada beberapa kelompok serupa," ujarnya Dosen FISIP Universitas Malikussaleh, Aceh, ini.

Menurut Alchaidar, pada umumnya kelompok Islam radikal di Medan tidak punya nama ataupun identitas yang pasti.Oleh sebab itu, ia menolak sebutkan nama-nama kelompok tersebut.
"Ada beberapa kelompok tapi enggak bisa saya sebutkan nama-namanya. Jadi kelompok-kelompok tersebut menyebar ke berbagai kawasan lain," katanya.

Ia memprediksi, Joanda sudah lama bergabung pada kelompok-kelompok Islam radikal. Dia membenarkan informasi yang beredar bahwa untuk mengecoh petugas, Joanda menyamar sebagai penjual minyak wangi.

"Ya, memang betul, mereka sering menyamar. Banyak modusnya seperti pedagang minyak wangi. Tapi, kalau dikabarkan Joanda ingin ke Suriah, harus ada penelitian dan penyelidikan," ujarnya.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment