Nasib Pengungsi Sinabung Memprihatinkan



MEDANMENDAI.COM - Penderitaan warga pengungsi erupsi Gunung Sinabung asal Desa Kuta Rayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo semakin memprihatinkan. Selain tersendatnya pasokan bahan dapur, kaum ibu di posko pengungsian BPPT Jambur Desa Tongkoh, Kecamatan Dolat Rayat, harus menggunakan kayu bakar untuk memasak, guna penyambung hidup.

“Sudah jalan dua minggu ini kami memasak dengan menggunakan kayu bakar. Kayu bakar itu kami dapat dari para donatur yang menyumbang ke sini. Lantaran gas elpiji yang biasanya kami gunakan sudah tidak kami terima lagi dari pihak instansi terkait,” ucap Suranta Sinuraya didampingi Makmur Sembiring selaku koordinator posko, dikutip dari Waspada Online, Selasa (22/3/2016).

Sinuraya mengatakan, selain kebutuhan bahan bakar demi berasapnya dapur umum di posko pengungsian, mereka juga harus mengeluarkan uang saku buat membeli bahan bumbu masakan, seperti cabai, bawang dan bumbu lainnya. Di posko Desa Tongkoh sendiri terdapat 577 kepala keluarga (2.176 jiwa).

“Semoga saja Pemda cepat memberikan bantuan dapur kepada kami agar kita selaku pengungsi ini tidak malu, lantaran berharap pada donatur yang menyumbang. Mengingat kewajiban pemerintah memperhatikan warganya,” katanya.

sumber foto dan konten : http://lifestyle.okezone.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment