Lihat Cut Bersandar di Dada Pria Lain, Oknum Polisi Ini Tega Aniaya Alfi hingga Bonyok



MEDANMENDAI.COM - MEDAN - Muhammad Fajar Bahri, seorang polisi yang berdinas di Lhokseumawe, Aceh harus legawa berurusan dengan polisi. Alfi Syahrin, warga Jalan Perintis Kemerdekaan Dusun IV Desa Tanjung Morawa-B, Kecamatatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, melaporkan Muhammad Fajar Bahri atas tindak penganiayaan. Pria 27 tahun ini melaporkan Fajar Bahri ke Mapolsek Tanjungmorawa, Selasa (22/3/2016).

Muara penganiayaan yakni "perebutan" seorang gadis berusia 22 tahun Cut Maulyana Ramlan. Fajar Bahri disebut-sebut melihat langsung Alfi bermesraan dengan Cut Maulyana, pacar dari Fajar Bahri. Selepas kejadian itu, Fajar Bahri memukuli Alfi yang tak berdaya memberi perlawanan.

"Seperti tepung roti aku dianiya polisi itu. Baju yang aku pakai koyak-koyak dibuatnya. Padahal aku baru keluar dari Rumah Sakit Medistra Lubukpakam karena sakit tifus. Baru Jumat kemarin, aku keluar dari rumah sakit. Sabtu pagi sekira pukul 11.00 pagi, dia datang ke rumah, masuk kamarku, lalu langsung dihajarnya sampai aku tidak berdaya," tutur Alfi.

Disebutkan, pihaknya sudah mengadu ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) No.Pol: LP/136/III/2016/Su/Res Deliserdang Sektor Tanjung Morawa tanggal 19 Maret 2016, tentang perkara tindak pidana penganiayaan dimaksud dalam pasal 351 ayat (1) dari KUHPidana. Dengan nama penyidik Brigadir Muhammad A. Nasution, SH dan Aiptu Luhut Nababan.

Sementara saksi mata yang telah diperiksa, dua kakak ipar korban, atas nama Aftik Ramadhani SE dan Hardina Janiar alias Niar, serta cewek idaman yang diperebutkan, Cut Maulyana Ramlan.
Informasi dari kepolisian, penganiyaan ini terjadi berawal saat Cut Maulyana Ramlan ingin pamitan kepada korban Alfi, Sabtu (19/3/2016) lalu. Sebelumnya Cut, wanita berkulit putih ini, tinggal di rumah Alfi sebagai anak kos kurang lebih satu tahun.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment