Ini Alasan Kejari Medan Rampungkan Berkas Korupsi SMK Binaan Pemprov



MEDANMENDAI.COM, MEDAN - Sejak resmi ditahan akhir November 2015 lalu, kedua tersangka dugaan korupsi pengadaan peralatan sekolah di SMK Negeri Binaan Pemprov Sumut yakni Kepala Sekolah SMK Binaan, Muhammad Rais selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kasubbag Tata Usaha SMKN Binaan, Riswan selaku pelaksana teknis kegiatan (PPTK) tak kunjung dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Keduanya terlibat melakukan pengadaan peralatan mesin untuk praktek di sekolah tersebut tahun anggaran 2014 senilai Rp 11,57 miliar. Saat ini keduanya mendekam di Rutan Klas IA Tanjunggusta Medan.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Medan, Haris Hasbullah, menyebut masih mengerjakan berkas keduanya. Ia menyebut pihaknya tidak mau gegabah dalam finishing nantinya.
"Untuk berkas Rais dan Riswan, ini lagi sedang dikerjakan sebaik-baiknya, jangan nanti ada yang salah," tegasnya saat dihubungi via selularnya, Kamis (24/3/2016).

Saat ditanya kendala yang dihadapi, Haris menampiknya. Dikatakannya pihaknya sudah bekerja sesuai aturan.

"Enggak ada kendala, masih kami kerjakan. Mana bisa sekaligus semua dikerjakan. Yang penting kan tidak menyalahi aturan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment