Faisal Sambut Baik Rencana Pengadaan GPS



MEDANMENDAI.com, MEDAN - Faisal, satu dari tujuh nelayan asal Kabupaten Langkat yang baru saja dipulangkan setelah sempat ditahan petugas berwajib Malaysia akibat melewati batas perairan pada beberapa waktu lalu, menyambut baik rencana pemerintah untuk memberikan fasilitas Global Positioning System (GPS) kepada para nelayan.

"Iya katanya mau dikasih alat yang bisa bunyi saat melewati batas. Senang lah kalau betul mau dikasih, kalau tidak betul apa yang senang," ujar Faisal saat ditemui usai diundang dalam pertemuan bersama Kementerian Kelautan, DPD RI, Konsul Jenderal RI untuk Penang, Plt Gubernur Sumut dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) untuk membahas pemulangan nelayan yang ditahan di Malaysia, Senin (28/3/2016).

Menurut lelaki berusia 17 tahun ini, para nelayan di Langkat kesulitan untuk menandakan batas perairan Indonesia dengan Malaysia saat melaut. Menurut Faisal, faktor ketidaktahuan tersebut menjadi penyebab utama maraknya nelayan yang ditangkap akibat melewati batas.

"Tidak tahu batas, kami tidak sengaja. Kalau tahu mana mungkin kami lewati," ujar Faisal.
Sementara itu, Sukirman, ayahanda Faisal, mengaku senang dengan kepulangan anaknya setelah ditahan pihak berwajib Malaysia beberapa bulan lalu.

"Senang saya, bersyukur lah. Karena dia (Faisal) sama teman-temannya tidak sengaja sebenarnya melewati batas, karena tidak tahu," ujar Sukirman sambil tersenyum.

Diberitakan sebelumnya, tujuh orang nelayan asal Sumut telah dipulangkan selah ditahan oleh pihak berwajib Malaysia beberapa waktu lalu. Sementara itu, terdapat 150 nelayan yang masih ditahan dengan kasus yang sama.

"Kami telah berkoordinasi untuk menjalankan tiga program, yakni penerbitan Kartu Nelayan, sosialisasi dan pelatihan navigasi dengan pengadaan Global Positioning System (GPS ) untuk nelayan, serta akan mengunjungi Malaysia untuk membahas pemulangan ratusan nelayan yang masih ditahan," ujar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Sumut Zonny Waldi.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment