Eksepsinya Ditolak, Khaidar Aswan Klaim Hakim Tak Berlandaskan Keadilan



MEDANMENDAI.com, MEDAN - Usai eksepsinya ditolak, Khaidar Aswan yang dijumpai usai persidangan mengutarakan kekecewannya atas apa keputusan yang diambil majelis hakim Tipikor Medan.

Ia menilai, pandangan hakim yang menjeratnya terkait penggelapan pajak tahun 2010-2012 sebesar Rp 9,6 miliar ini tidak objektif dan tidak berlandaskan keadilan.

"Padahal saya yang dijadikan tumbal dalam kasus ini. Saya kecewa karena eksepsi yang sudah disampaikan ternyata ditolak," ucapnya saat ditemui di lorong Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (30/3/2016).

Khaidar yang hadir dengan kemeja motifnya juga menilai bahwa aparat pajak tidak fair menangani kasus ini.

Pasalnya, mengingat aparat pajak tidak pernah 'menyentuh' pengurus koperasi yang lama. Padahal, kata Khaidar, di 2010-2012, ada berkisar 26 miliar tunggakan pajak yang tidak pernah dibayarkan pengurus yang lama.

"Kalau mau fair, harusnya mereka juga ditetapkan sebagai tersangka. Saya sudah bayar Rp 5 miliar lebih untuk tunggakan pajak pengurus koperasi yang lama. Karena sesuai peraturan, jika pajak lama belum dibayarkan, kita tidak bisa bayar pajak tahun berikutnya. Makanya aparat pajak yang memeriksa saya, sudah saya laporkan ke ombudsman," urainya.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment