Duduk Kursi Depan di Mobil Tahanan, Eddy Syofian Merasa Waswas



MEDANMENDAI.com, MEDAN - Terdakwa korupsi dana hibah Bantuan Sosial (Bansos) Pemprov Sumatera Utara, Eddy Syofian menaiki mobil dengan tahanan lainnya merupakan pengalaman pertama kali baginya.

Hal ini ia ungkapkan ketika berbincang dengan www.tribun-medan.com sebelum mengikuti persidangan di sekitar meja informasi Pengadilan Negeri (PN) Medan. Eddy Sofyan mengungkapkan, saat dirinya dijemput dari Rumah Tahanan (Rutan) Klas IA Tanjung Gusta, ia disuruh oleh salah satu petugas pengawal tahanan (Waltah) untuk duduk di kursi depan.

"Jadi sewaktu dijemput di rutan, saya disuruh duduk di kursi paling depan. Seorang pengawal yang menyuruh saya untuk duduk di situ mengatakan, kalau duduk di depan lebih nyaman karena AC lebih dekat. Ya tentu saya mau lah, kan perjalanan dari rutan ke pengadilan lumayan jauh perjalannya," katanya sambil mengingat kejadian itu, Kamis (17/3/2016).

Namun saat perjalanan, bukan ketenangan dan kenyamanan yang Eddy Sofyan dapatkan, malah cenderung waswas dan khawatir yang ia rasakan. Kejadian ini dijelaskannya, lantaran saat merasakan duduk di kursi paling depan pada mobil tahanan merupakan pengalaman pertama kali yang ia rasakan.

"Karena pengawal tahanan menyuruh saya duduk di kursi depan dengan alasan lebih nyaman dan tenang, saya pun mengikutinya untuk di situ. Tapi ga berapa lama jalan dari rutan, sang sopir mengemudikan mobil ini makin lama makin cepat," katanya.

"Ya saya pun agak sedikit takut lah, soalnya selama perjalanan kan saya duduk paling depan, kalau terjadi apa-apa kemungkinan saya yang paling fatal. Tetapi untungnya ga terjadi hal yang tidak diinginkan sesampainya di pengadilan," lanjut mantan Kepala Kesbangpol Linmas ini.

Selang beberapa berbincang, salah satu kerabat Eddy Syofian memanggilnya, karena persidangan perdana dalam kasus Bansos ini telah menantinya. Tepat pukul 13.45 WIB, Eddy Syofian akhirnya dihadapkan di depan majelis hakim dan duduk di kursi pesakitan.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment