Anak Korban Pembunuhan Seipadang Menangis Tatkala Mendengar Dakwaan Ketiga Pembunuh Orangtuanya



MEDANMENDAI.COM, MEDAN - Dalam sidang pembacaan dakwaan ketiga terdakwa yakni Yoga (22), Rori (23) dan Nanang alias Lanang (19) pelaku pembunuhan sadis di Jalan Seipadang, ditangisi keluarga korban yang sengaja hadir di ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (22/3/2016).

Seorang perempuan yang mengenakan jilbab kuning tampak tak kuasa meneteskan air matanya. Matanya memerah sesekali ia usap dengan sehelai tisu putih.
Diketahui perempuan ini merupakan anak dari pasangan suami istri dalam pembunuhan ini yakni M Yakub (69) dan Yati (60) yang bernama Melissa.

Perempuan yang akrab dipanggil Ica ini menuturkan, dia tak kuasa menahan tangis ketika jaksa membacakan dakwaan. Terlebih hal itu membuatnya seakan kembali mengingat peristiwa kejadian tragis tersebut.

"Yang membuat saya menangis itu karena itu orangtua saya. Dan di situ dibacakan bagaimana cara kejinya dia menikam papa saya, menikam mama, dika. Dika itu umur tujuh tahun, masih SD, masih kelas 2. Saat itu Dika lagi puasa, dia tau apa?," ucapnya terisak-isak saat dijumpai www.tribun-medan.com usai persidangan.

Kejinya lagi, lanjut Ica, ketiga terdakwa melakukan pembunuhan secara brutal dengan menggunakan sebilah pisau untuk menghabisi nyawa kelurganya. Namun sayangnya Papanya tak sanggup menghadapi ketiganya.

"Papa itu enggak ada sakitnya. Papa sehat, badan tinggi kalau satu lawan satu pasti kalah. Ini tiga yang lawan Papa ya pasti lah (kalah). Mereka menusuk papa sembilan kali, kalau mama satu kali tapi fatal, kan di leher. Enggak sanggup saya mendengar itu," katanya mengakhiri.

sumber foto dan konten : http://medan.tribunnews.com/
Share on Google Plus

About Syawaluddin Amin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment